Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tulisan Bebas

Mencintai Diri Sendiri.

Halo, teman keluh kesahku. Apa kalian sudah baca catatan harianku? Jika belum ya dibaca, dong. Aku kan sudah capek-capek nulis dan mikirin ide malah kalian tidak mau baca, aku sedih.  Kali ini aku akan membahas tentang hal yang aku dapat dari pembicaraanku dan teman-teman satu kelas saat aku SMA. Kira-kira kalian bisa tebak tidak apa topiknya? Tidak? Ya, sudah aku kasih tau. Topik kali ini adalah "Mencintai Diri Sendiri". Menurutku topik ini cukup penting untuk dibahas dan dibicarakan karena zaman sekarang jarang sekali ada orang yang mencintai dirinya sendiri. Mereka lebih sering untuk mencintai orang lain dan lupa atas kasih sayang yang harus diberikan untuk dirinya.  Baiklah, mari kita mulai dari "Apa yang dimaksud dengan mencintai diri sendiri?". Mencintai diri sendiri menurut aku pribadi merupakan sikap menyayangi, mencintai, dan menghargai yang sebuah individu berikan kepada dirinya sendiri. Sedangkan menurut salah satu temanku mencintai diri sendiri adalah me...

Dunia Skincare.

Halo, teman keluh kesahku. Kali ini aku akan menjawab pertanyaan dari diriku sendiri.Yakni “Bagaimana cara membuat wajah bersih dan glowing seperti para selebritis?”. Wajah. adalah bagian depan dari kepala manusia. Terdapat hidung, mata, mulut, dan alis disebuah wajah. Kulit wajah sangat berbeda dengan kulit tubuh. Jika kulit tubuh lebih kebal terhadap sebuah kandungan maka kulit wajah sebaliknya. Kulit wajah sangat sensitif mengenai sebuah produk, bisa itu sabun wajah, krim, atau pun hanya debu. Tentu, wajah yang dimaksud pertanyaan adalah kulit wajah. Zaman sekarang memiliki kulit wajah yang bersih dan glowing merupakan impian dari sebagian besar orang. Meskipun mayoritas perempuan, namun ada beberapa laki-laki yang juga menginginkan wajah bersih.  Untuk mendapatkan wajah yang bersih dan glowing, diperlukan beberapa usaha seperti menggunakan skincare dan tidak menyentuh wajah terlalu sering. Penggunaan skincare juga harus disesuaikan dengan tipe kulit wajah masing-masing.  L...

Agust D.

Halo, teman keluh kesahku. Ini adalah tulisan bebas tentang seseorang yang aku kagumi. Sebenarnya jika aku ditanya pertanyaan seperti ini aku akan bingung. Antara terlalu banyak yang aku kagumi atau tidak ada yang aku kagumi.   Sama seperti pertanyaan “Apa pengalaman tersedihmu?” atau “Apa hal yang   sulit kamu lupakan?”, aku tidak bisa langsung menjawabnya. Seperti tiba-tiba saja otakku berhenti bekerja.   Baiklah, aku sudah menemukan jawabannya, orang yang aku kagumi adalah aku. Tapi jika aku menulis aku, bisa-bisa nanti kena marah. Jadi aku sebutkan orang yang aku sukai saja ya.   Nama orang ini adalah Min Yoon Gi atau dengan nama panggung Suga, dan Agust D sebagai nama solonya. Dia lahir di kota Daegu pada tahun 1993, satu tahun lebih muda daripada kakak laki-lakiku yang kedua. Dia berasal dari keluarga yang biasa saja, yang tidak mendukung keinginannya menjadi seorang rapper.   Sebelum mengikuti audisi, Suga aktif menjadi rapper dan produser...

Tertipu Guru Sendiri.

Halo, teman keluh kesahku. Selamat datang di tulisan bebas seorang Chindy.  Di tulisan bebas hari ini aku akan menceritakan kisahku, tentang bagaimana aku bisa tertipu oleh guruku sendiri.  Hari itu, entah aku ingat tepatnya atau tidak, adalah beberapa hari menuju libur semester. Dan untuk mengisi kekosongan libur, yang harusnya tidak perlu karena aku pun tidak seniat itu, kelas kami dituntut untuk menjalankan berbagai camp.  Camp disini seperti kegiatan tentang mata pelajaran tertentu, isinya yakni bagaimana cara agar kita bisa bersenang-senang dengan pelajaran yang dipilih. Dulu, panitia dari kegiatan ini adalah kakak kelas. Tapi karena sekarang kami kelas 12, adalah tugas kami untuk menjadi panitia camp.  Ketua pelaksana dari setiap camp adalah orang-orang yang dipandang cukup pintar dalam mata pelajaran tersebut. Nah, waktu itu aku terpilih menjadi ketua pelaksana English Camp. Aku tidak terlalu senang karena aku merasa diriku tidak berkompeten menjadi ketua. Tap...

Menjadi Mata-Mata.

  Halo, teman keluh kesahku. Kini adalah waktu yang tepat untuk aku menceritakan pengalaman lucu. Menjadi mata-mata judulnya.   Hari itu pukul dua sore, saat kami masih berada di sekolah. Tidak ada guru yang mengajar, jadi kami hanya melakukan apa yang disuka saja. Tapi, daripada aku menghabiskan waktu untuk hal yang kurang berguna, kugunakan saja waktuku untuk belajar soal. Tapi tidak terlalu nyaman di kelas karena ramai. Jadi aku ajak salah satu temanku, Fitri namanya. Dia suka ”nongkrong” di perpustakaan, sambil membaca buku pastinya.   Sebelum pergi, aku menyiapkan amunisi teh pucuk, kertas soal, buku pendamping, dan orang pendamping, maksudku Fitri. Aku tahu ada peraturan yang menyebutkan tidak boleh membawa minuman di dalam perpustakaan, tapi tetap saja kulakukan, karena kalau bisa diselundupkan kenapa tidak?   Kami habiskan waktu kami di perpustakaan, dia membaca novelnya dan aku membaca soalku. Menurutku mengerjakan soal soshum cukup menyenangkan,...

Jiwa Berbisnis.

  Halo, teman-teman keluh kesahku. Dikesempatan kali ini aku tidak akan berkeluh kesah. Sebagai pemanis, aku akan ceritakan salah satu pengalaman menarik yang pernah aku alami.   Penasaran? Yah, aku tidak mengharapkan kalian mengatakan “iya” sih . Ya sudahlah, mari kita lanjut. Ini kusebut pengalaman menarik karena dari hal ini aku bisa meraup untung yang menurutku cukup besar bagi seorang anak SMA di waktu itu.   Seperti yang kalian tahu, semua orang di dunia ini pasti memiliki hal yang disenangi atau lebih tepatnya hobi. Bisa memasak, menyanyi, membuat konten, apapun itu. Namun, yang orang-orang tidak sadari, dari hobi mereka tersebut bisa diraih keuntungan yang lumayan.   Misalnya, jika kalian hobi menyanyi kalian bisa membuat konten tentang bernyayi dan mengunggahnya di platform YouTube. Tidak peduli suara kalian bagus atau tidak, posting saja. Kemungkinan terburuknya yah mungkin channel kalian dilaporkan atas dasar “Konten kekerasan atau menjijikan...

Mengenal Diriku.

  Halo, teman-teman keluh kesah. Dikesempatan kali ini saya akan membahas tentang siapa saya.   Nama saya adalah Chindy Afidha. Saya lahir di Bangkalan pada tanggal 11 April 2004. Ayah dan Ibu saya juga berasal dari Bangkalan. Namun, sehari-hari saya menggunakan bahasa Indonesia. Saya mengerti dan bisa berbahasa Madura namun menggunakan tingkat terendah.   Pada waktu saya kecil, saya tidak mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) maupun Taman Kanak-kanak (TK) karena keluarga saya pada saat itu masih kekurangan dana. Saya bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 2 Kamal pada usia 5 tahun. Sekolah tersebut sama seperti sekolah semua saudara laki-laki saya. Pada saat saya SD, saya baru menyadari bakat alami yang belum pernah saya ketahui, yakni menari. Karena badan saya yang kecil, wali kelas saya saat kelas 2 menyarankan saya untuk mengikuti pentas seni dan menampilkan tari. Beliau memilih saya dengan alasan saya lucu, kecil, dan mungil. Setelah pentas seni tersebut, sa...

"Ibu, Maaf."

          Musik khas pulang sekolah telah berbunyi, Sena, seorang gadis berusia 17 tahun, keluar dari ruang kelasnya. Ia mempercepat gerak-gerik kakinya untuk segera pergi menuju halte bus. “Sena!” seseorang memanggil namanya. Setelah melihat siapa yang datang, ia menghela napas. Dia adalah Nindi, teman dekat Sena. Yang Nindi tahu, Sena adalah seorang anak beruntung dari keluarga konglomerat. Namun, walaupun ia mengetahui hal itu, Nindi tidak pernah sekalipun berkunjung atau bertemu kedua orang tua Sena.               Kedua gadis remaja itu berjalan menyamakan kecepatannya menuju halte bus. Sembari tertawa karena mereka saling melempar lelucon. Tiba-tiba tawa mereka terhenti, seorang pria tua mengamati mereka berdua dari ujung jalan. Tentu saja hal yang ada di pikiran mereka berdua adalah hal-hal buruk. Tidak sampai pria itu mendatangi Sena dan Nindi, bus telah mendarat.     ...